
Harianonline.news-Takalar, Sulsel,
Sejarah Kerajaan Gowa merupakan salah satu Kerajaan Terbesar di Nusantara Tercinta ini, Kelestarian budaya dan sejarah Kerajaan Gowa tetap terjaga dengan baik, dan saat ini Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III adalah Raja Gowa Ke-38. Situs-situs sejarah kerajaan Gowa tersebar di banyak wilayah di Indonesia, seperti di Kassi Bumbung yang tepatnya berada di Desa Punaga Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan terdapat beberapa tempat situs Sejarah keturunan Kerajaan Gowa, di Kassi Bumbung Desa Punaga dikenal sebagai Tanah Kelahiran I Sabbe Lu’mu Daeng Tokontu yang merupakan ibu dari Sultan Hasanudin Raja Ke-16 Kerajaan Gowa.
Siang tadi, Sabtu (20/04/24), Raja Gowa Ke-38 Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III berkunjung ke Punaga bersilaturrahmi dengan M.Syaripuddin Daeng Sore yang juga merupakan keturunan Kerajaan Gowa, berziarah ke Makam Raja-Raja Kassi Bumbung, ke situs Balla Pangkayya, Situs Leang (Goa) dan Bungung Punnia, Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III Raja Gowa Ke-38 di dampingi Ince M.Rizal ( anak dari Gallarrang Pattalassang), Karaeng Tarang, Karaeng Rapi dan beberapa orang lainnya yang kesemuanya adalah keturunan Kerajaan Gowa. Kunjungan rombongan Raja Gowa Ke-38 Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III di tempat-tempat situs sejarah, juga di dampingi oleh Ketua BPD Desa Punaga H.Noto.

Di Makam Raja-Raja Kassi Bumbung, Raja Gowa Ke-38 Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III bersama rombongan berziarah ke Makam I Sabbe Lu’mu Daeng Tokontu ibunda Sultan Hasanudin Raja Ke-16 Kerajaan Gowa. Menariknya di semua tempat situs sejarah kerajaan yang di kunjungi Raja Gowa Ke-38 , memiliki keunikan dan daya tarik wisata, seperti di Leang (Goa) bersejarah memiliki tangga turun menuju Goa dan disampingnya terdapat sumur bersih yang saking jernihnya nanti disentuh permukaan sumurnya baru terlihat ada airnya, sungguh unik dan pastinya memiliki daya tarik pariwisata.
Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III Raja Gowa Ke-38 berharap agar Pemerintah memperhatikan situs-situs sejarah Kerajaan di Kassi Bumbung Desa Punaga, Situs Sejarah harus di jaga, seperti Situs Balla Pangkayya harus dibangun dan dirawat, begitu juga situs sejarah kerajaan lainnya harus dipelihara demi keslestariannya,” Peninggalan sejarah mempunyai nilai yang sangat tinggi dan sangat bermanfaat bagi bangsa Indonesia, karena Pelestarian peninggalan bersejarah adalah cara penting bagi manusia untuk menyampaikan pemahaman tentang masa lalu kepada generasi mendatang,” tegas Raja Gowa Ke-38 Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III “

Hal senada di sampaikan Ince M.Rizal ( Anak dari Gallarrang Pattalang) yang juga saat ini sebagai Kalapas Kabupaten Bantaeng, menjelaskan bahwa mengurus dan melindungi peninggalan bersejarah di Indonesia adalah tugas generasi muda bangsa, “karena manfaat menjaga kelestarian peninggalan sejarah, salah satunya merupakan sumber inspirasi dan kreativitas bagi seniman, penulis, dan budayawan serta bernilai wisata,” terang Ince M.Rizal.
Kades Punaga M.Syaripuddin Daeng Sore juga menguraikan, bukti sejarah kerajaan Gowa sebagai salah satu Kerajaan Terbesar di Indonesia, adalah merupakan cermin ketoladanan para leluhur yang punya semangat besar dalam membangun perekonomian di masyarakat dan teguh mempertahankan NKRI Tercinta ini, seperti Sultan Hasanuddin, yang dikenal sebagai Ayam Jantan dari Timur, mencapai puncak kejayaannya, dalam keberhasilannya mengelola perdagangan di wilayah Indonesia timur menjadikan Makassar sebagai pusat ekonomi yang kuat.

Lanjut menambahkan, selain itu juga Sultan Hasanudin Raja Ke-16 Kerajaan Gowa, dikenal tegas dan berani, berjuang melawan VOC demi mempertahankan NusantaraTercinta ini, Sultan Hasanudin Rajavke-16 Kerajaan Gowa, juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional” Situs Sejarah di Tanah Kelahiran I Sabbe Lu’mu Daeng Tokontu ibu dari Sultan Hasanudin Raja Ke-16 Kerajaan Gowa di Desa Punaga ini, akan selalu kita jaga, kita rawat dan kita pelihara demi kelestariannya, kami berterimakasih atas kunjungan silaturrahmi Sesepuh kami, Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara III Raja Ke-38 Kerajaan Gowa” tutupnya. (Zhoel)
