Jacob Ereste : Bencana Banjir Akibat Ulah Dari Ketamakan dan Kerakusan Manusia

Hariànonline.news - Nasiolal, Bermula dari mengobral konsesi hutan untuk berbagai usaha, mulai dari perkebunan hingga pertambangan, dasarnya cuma demi meraup duit secara lebih gampang hanya dengan mempermudah perolehan izin pengelolaan hutan sebagai pertahanan lingkungan yang tidak lagi bis berfungsi menahan curah hujan yang langsung menggerus tanah yang telah gundul tiada lagi memiliki pertahanan untuk tidakLanjutkan membaca "Jacob Ereste : Bencana Banjir Akibat Ulah Dari Ketamakan dan Kerakusan Manusia"

Jacob Ereste : Keikhlasan dan Kejujuran Palsu Untuk Pencitaraan Diri Dari Bencana Yang Tengah Mendera Rakyat

Haŕianonline.news-Nasional,  Ketika selera makan dan selera menulis menjadi kendor dan limpes, bisa disadari sesungguhnya bahwa manusia sendiri tidak sepenuhnya berdaukat atau kuasa atas dirinya sendiri, karena ada faktor lain yang bis a lebih menentukan dari kuasa dan otoritas terhadap diri kita sendiri. Begitulah realitas yang bisa dialami, meski acap dilupakan atau bahkan tak pernah sempatLanjutkan membaca "Jacob Ereste : Keikhlasan dan Kejujuran Palsu Untuk Pencitaraan Diri Dari Bencana Yang Tengah Mendera Rakyat"

2025 Desa Punagaya Melaju Dalam Peningkatan, Menyongsong 2026 Demi Citra Desa Mandiri

Haŕianonline.news-Jeneponto, SulSel, Membangun Desa Maju dan Mandiri pastinya sangat di dukung oleh SDM handal aparatur, Kebersamaan semua unsur-unsur terkait dalam wilayah Desa serta yang utama yakni Pemimpin yang Pengayom, yang menjadi panutan masyarakat dalam bingkai Pemimpin Cerdas dan Ramah, yang kaya akan ide-ide cemerlang demi dan untuk peningkatan Pembangunan Desa dan kesejahteraan masyarakat, hal iniLanjutkan membaca "2025 Desa Punagaya Melaju Dalam Peningkatan, Menyongsong 2026 Demi Citra Desa Mandiri"

Bom Waktu di PPI Bonehalang: Retribusi Naik, Dasar Hukum Nol?

Harianonline.news - Selayar, Sulsel,   Aroma skandal kian menyengat dari areal Pelabuhan Perikanan (PPI) Bonehalang, Kabupaten Kepulauan Selayar. Publik dibuat geram setelah tarif retribusi melonjak tajam secara tiba-tiba, dipungut oleh sebuah koperasi yang disebut-sebut berafiliasi dengan HNSI, tanpa kejelasan dasar hukum. Mulai dari parkir, pelelangan ikan, hingga penjualan di dalam kawasan pelabuhan, pungutan terus berjalan. MediaLanjutkan membaca "Bom Waktu di PPI Bonehalang: Retribusi Naik, Dasar Hukum Nol?"

Kejati Sulsel Gelar Rakerda 2025 Optimalkan Perencanaan Penganggaran untuk Transformasi Penegakan Hukum Modern

Haŕianonline.news-KEJATI SULSEL, Makassar, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 dengan mengusung tema “Optimalisasi Perencanaan Penganggaran Kejaksaan Untuk Transformasi Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Swiss Belhotel Makassar pada hari Kamis, 11 Desember 2025. Rakerda ini dihadiri oleh para Asisten, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari),Lanjutkan membaca "Kejati Sulsel Gelar Rakerda 2025 Optimalkan Perencanaan Penganggaran untuk Transformasi Penegakan Hukum Modern"

Kejati Sulsel Gelar FGD KUHAP BARU Tantangan dan Harapan Dorong Sistem Peradilan Pidana Modern

Haŕianonline.news-KEJATI SULSEL, Makassar – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dan seminar besar bertajuk “KUHAP BARU: Tantangan dan Harapan” pada hari Kamis, 11 Desember 2025. Bertempat di Swiss-Belhotel Makassar, kegiatan ini merupakan upaya Kejati Sulsel dalam mendorong terwujudnya sistem peradilan pidana yang lebih modern, akuntabel, dan berkeadilan. Seminar ini secaraLanjutkan membaca "Kejati Sulsel Gelar FGD KUHAP BARU Tantangan dan Harapan Dorong Sistem Peradilan Pidana Modern"

Abrasi dan Perbaikan Jalan Di Punaga Perlahan Mulai Terjawab

Haŕianonline.news-Takalar, SulSel, Gerak cepat Kepemimpin H.M Firdaus Dg. Manye selaku Bupati Takalar kembali membuktikan progres Pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Butta Panrannuangku, salah satunya, dimana kini tengah digiatkan Pembagunan Tanggul Penahan Abrasi di Desa Punaga Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar, bukan itu saja persoalan jalan rusak yang juga menjadi keluhan masyarakat mulai diperbaiki. TerealisasinyaLanjutkan membaca "Abrasi dan Perbaikan Jalan Di Punaga Perlahan Mulai Terjawab"

Kajati Sulsel Resmi Buka GALAKSI 2025 Dalam Rangka HAKORDIA Tekankan Pencegahan Korupsi Dimulai dari Pelajar

Haŕianonline.news- SULSEL, MAKASSAR– Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, secara resmi membuka kegiatan Generasi Pelajar Anti Korupsi (GALAKSI) Tahun 2025 di Makassar hari ini, dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Senin (8/12/2025). Pembukaan GALAKSI 2025 ini merupakan penegasan komitmen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam upaya pencegahan danLanjutkan membaca "Kajati Sulsel Resmi Buka GALAKSI 2025 Dalam Rangka HAKORDIA Tekankan Pencegahan Korupsi Dimulai dari Pelajar"

AMANAH EKOLIGIS YANG DIHIANATI

Penulis : Arfiudin S. Hut Haŕianonline.news-Narasi Opini,  Satu amanah yang diwariskan bumi kepada manusia sejak pertama hutan tumbuh dan air mengalir di muka tanah: amanah untuk menjaga keseimbangan hidup. Ia bukan sekadar pesan moral, bukan pula jargon pembangunan berkelanjutan. Amanah ekologis adalah perintah alam yang tak dapat dinegosiasikan. Ia hadir dalam desir angin di pucukLanjutkan membaca "AMANAH EKOLIGIS YANG DIHIANATI"

TERSANGKA BARU KORUPSI DANA ZIS BAZNAS ENREKANG DITAHAN ASN SL DIDUGA SALAHGUNAKAN UANG PENGEMBALIAN KERUGIAN NEGARA SEBESAR RP840 JUTA

Harianonline.news-beritaterkini, KEJATI SULSEL, Makassar,Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan kembali mengumumkan perkembangan signifikan dalam penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada BAZNAS Kabupaten Enrekang periode 2021 hingga 2024. Pada hari ini, Selasa, 02 Desember 2025, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Sulsel resmi menetapkan satu orang tersangka baru berinisial SLLanjutkan membaca "TERSANGKA BARU KORUPSI DANA ZIS BAZNAS ENREKANG DITAHAN ASN SL DIDUGA SALAHGUNAKAN UANG PENGEMBALIAN KERUGIAN NEGARA SEBESAR RP840 JUTA"

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai