Pemantik Sorot Proyek Pembangunan Pagar KUA Pattalassang Di Sinyalir ada Main Mata

Harianonline.news.blog-Takalar,
Di bulan November tahun 2023 ini sedang gencar – gencarnya dilaksanakan proses penyelesaian proyek Pemerintah, baik itu yang bersumber dari APBN maupun APBD Pemprov dan Kabupaten kota, yang mengherankan, masih saja dibeberapa tempat terlihat kejanggalan dalam pelaksanaannya di lapangan, seperti yang terjadi pada proses pelaksanaan proyek pembangunan pagar Kantor Urusan Agama ( KUA) Kecamatan Pattallassang yang tepatnya berlokasi di jalan syekh Yusuf kelurahan kalabbirang kabupaten Takalar, ” penerapan K3, papan informasi terkesan diabaiakan, ” ungkap Rene Wijaya dari Lembaga Pemantik Indonesia, kepada Media, Kamis 23 November 2023.

Rekanan pelaksanaan proyek seharusnya sadar bahwa pentingnya penerapan K3 itu demi Keselamatan Kesehatan Kerja, dari arti kata Pemerintah sengaja merumuskan hal tersebut karena telah mengkaji secara mendalam akan perlunya K3 bagi para pekerja di tempat pelaksanaan proyek, secara rinci telah diatur dalam regulasi aturan pada Permenaker No. 05 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” pihak pelaksana proyek Pembangunan Pagar KUA Pattalassang mengabaikan soal K3 para tukang dan buruhya,” tegas Rene yang kerab di panggil Dg Buntu.

Pegiat sosial ini kembali’ menambahkan, mestinya setiap ada kegiatan proyek pemerintah , karena  menggunakan anggaran negara maka wajib hukumnya mentaati undang undang keterbukaan informasi publik nomor 14 tahun 2008 yang salah satunya adalah dengan memasang papan bicara,” dari pantauan kami dilokasi pelaksanaan proyek tersebut tidak terlihat terpajang papan informasi, dan saat ini telah memasuki tahap finishing, dan patut dicurigai terjadi keganjilan didalam proses pelaksanaannya, ” paparnya.

Kami Berharap kepada pihak pihak terkait untuk memeriksa proyek tersebut sebelum melakukan pencairan anggarannya, karena ironisnya lagi konsultan pengawas proyek tersebut ketika  dimintai keterangannya pada Rabu siang (22/11/2023), mengakui bahwa telah menegur pihak Rekanan pelaksana namun sampai hari ini tidak ada tindak lanjut atas teguran tersebut,” jangan bermain – main terkait penggunaan anggaran dalam pelaksanaan proyek Pemerintah karena jika terindikasi korupsi dapat berujung ke jeruji besi,” tegas Bundu yang juga Sekertaris Lembaga Pemantik Kabupaten Takalar.

Sampai berita ini diturunkan, pihak rekanan belum berhasil dikonfirmasi karena jarang ada dilokasi pekerjaan proyeknya.(Red)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai